Pro dan Kontra muncul ketika sejumlah kalangan yang terdiri dari sejumlah tokoh masyarakat, rohaniwan, akademisi, dan budayawan.
Konvensi tersebut dipimpin oleh Salahuddin Wahid alias Gus Sholah.
Seperti tanggapan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie yang menilai pelaksanaan konvensi
rakyat yang diusung sejumlah tokoh rohaniwan, budayawan, dan akademisi
akan sulit bersaing dalam kontes Pemilu 2014.
Pasalnya, konvensi
ini diperkirakan tidak akan mampu menarik minat parpol untuk memboyong
calon presiden terkuat dari konvensi ini. "Tidak mudah bagi parpol
berpikir ke sana," ujar Marzuki saat dihubungi Rabu (13/11/2013).
Partai
politik, lanjut Marzuki, akan menjadi kendala berat bagi keberhasilan
pelaksanaan konvensi rakyat. Menurut Marzuki, jangankan untuk
menggandeng capres terkuat dari konvensi rakyat, melaksanakan konvensi
sendiri pun parpol masih enggan.
"Jadi, masalah utama kita
sekarang adalah parpol menjadi satu-satunya kendaraan untuk ke KPU,"
imbuh peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat ini.
Saat
ditanyakan lebih lanjut, apakah konvensi rakyat ini bisa menenggelamkan
konvensi serupa yang dilakukan Partai Demokrat, Marzuki tidak mau
menjawabnya. (Kompas.com)
Sedangkan menurut Menurut Gus Sholah, konvensi rakyat lebih dipercaya untuk memunculkan
kader-kader terbaik bangsa. Nantinya, seluruh peserta diwajibkan
mengikuti tahapan konvensi yang terdiri atas seleksi administratif dan
debat publik.
Tahapan seleksi akan berlangsung 10 November-10
Desember 2013. Pada tahapan ini tidak ada batasan mengenai jumlah
pendaftar. Selanjutnya, komite konvensi akan memilih enam peserta yang
lolos seleksi akhir untuk mengikuti debat publik di enam kota besar.
Peserta konvensi rakyat yang ada di peringkat teratas akan diumumkan dan diusulkan ke parpol untuk diusung.(Kompas.com)
Menurut penulis, Konvensi rakyat bisa saja terjadi bila yang mengkonvensi adalah para Lembaga dan Ormas yang ada di Indonesia berkumpul dan memunculkan suatu sosok, tetapi yang menjadi pertanyaan siapa tokoh yang berasal dari rakyat Indonesia yang tidak bergabung dalam parpol, sedangkan perpolitikkan di Indonesia harus mempunya satu "kendaraan" dalam menuju RI 1.
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 November 2013
Minggu, 25 November 2012
STOP PENINDASAN YANG ADA DI MUKA BUMI DUKA PALESTINA DUKA KITA SEMUA
Dunia
kembali terhenyak dengan penyerangan kembali Israel terhadap Palestina beberapa
waktu yang lalu, konflik 8 hari yang dikenal dengan nama “Pillar Of Defence” telah
menimbulkan kerugian dari kedua belah pihak. Di pihak Palestina, Korban Tewas
tercatat 168 korban
tewas. Sementara, 6 warga Israel tewas oleh serangan roket Palestina.
Apa motif
Israel menyerang Palestina?, kita mungkin terjebak dengan isu-isu kepercayaan
masing-masing, ada yang bilang Israel menyerang Palestina hanya untuk merebut
“Tanah yang dijanjikan” oleh Tuhan para kaum Yahudi, dan masih banyak lagi
motif-motif yang lain. Namun, sebenarnya kita lupa bahwa agresi militer Israel
ke Palestina adalah salah bentuk dari Imprealisme baik Imprealisme kuno maupun
Imprealisme modern.
Imprealisme
adalah sebuah kebijakan dimana sebuah Negara besar dapat memegang kendali atau
pemerintahan atas daerah lain agar Negara itu bisa dipelihara atau berkembang.
Sebuah contoh Imprealisme terjadi saat Negara-negara itu menaklukkan atau
menempati tanah-tanah itu. Ditilik dari pengertian imprealisme ini sudah cukup
jelas bahwa agresi militer Israel ke Palestina adalah salah bentuk Imprealisme
dimana Israel ingin sekali menduduki tanah-tanah yang ada di Palestina sejak
zaman dulu hingga sekarang (bisa diliat sejarah konflik Israel-Palestina).
STOP
PENINDASAN YANG ADA DIMUKA BUMI
Indonesia
berhutang budi dengan Palestina, Mengapa? Karena ternyata setelah Proklamasi
Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945, Mufti Agung Palestina dan Pemimpin
Palestina di Pengasingan, Syaikh Amin Al-Husaini menyerukan kepada seluruh
pemimpin Arab untuk memberikan pengakuan, dan mengulurkan bantuannya terhadap
Republik Indonesia yang baru berdiri.
Bahkan beliau
Mufti Agung Palestina Syaikh Amin Al-Husaini langsung memimpin Dewan
Pendukung Kemerdekaan Indonesia (Lajnah Difa’i An Indonesy) yang didirikan pada tanggal
16 Oktober 1945, beranggotakan Sekjen Liga Arab Dr. Shalahuddin Pasha, dan
Menteri Pertahanan/Kepala Staf Angkatan Perang Mesir, Jenderal Saleh Harb
Pasha. (sumber makalah Direktur Timur Tengah Departemen Luar Negeri RI)
Karena itu,
Posisi dasar Indonesia adalah secara konsisten mendukung perjuangan bangsa
Palestina berdasarkan Resolusi DK-PBB No. 242 (1967) dan No. 338 (1973), yang
menyebutkan pengembalian tanpa syarat semua wilayah Arab yang diduduki Israel
dan pengakuan atas hak-hak sah rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya
sendiri, mendirikan negara di atas tanah airnya sendiri dengan al-Quds
as-Syarif (Jerusalem Timur) sebagai ibukotanya serta prinsip “land for peace”.
Sudah menjadi amanat Undang-Undang Dasar 45, yaitu anti penjajajah, dan karena
itu segala bentuk penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Juga partisipasi
aktif Indonesia dalam proses perdamaian Timur-Tengah merupakan pengejawantahan
dari amanat konsitusional, sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,
yakni ”ikut
melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan atas kemerdekaan, perdamaian abadi,
dan keadilan sosial.”
Masih adakah orang
atau kelompok di negara ini yang berpendapat, “Apa urusannya kita dengan
Palestina, Mengapa kita susah-suah bantu mereka? Toh, di negeri ini banyak
permasalahan demi permasalahan?”
Kita tidak
boleh hidup secara egois, betul negeri ini banyak ragam krisis, kesulitan
dan permaslahan besar lainnya, tapi kita harus tetap membantu warga dunia
lainnya terutama Palestina yang dinistakan negara penjajah Zionis Israel.
Sebab, konflik yang terjadi bahkan dengan eskalasi politik yang memanas yang
terjadi di dunia Timur Tengah akan mempengaruhi perekonomian kita secara
langsung, dengan naiknya harga minyak dunia. Indonesia kena dampaknya dari kenaikan
minyak tersebut.
Palestina
membutuhkan uluran tangan kita para mahasiswa yang katanya sebagai pembawa
perubahan, apa kita harus diam saja dan acuh tak acuh dengan maraknya
penindasan yang masih merajalela di dunia ini?, bayangkan banyak pelajar di
Palestina yang tidak bisa tenang dan tidak bisa meneruskan proses
belajar-mengajar Menteri Pendidikan di Gaza, Osama Muzaini melaporkan, sebanyak
50 sekolah di Jalur Gaza rusak akibat serangan Zionis selama delapan hari
kemarin. Kerugian di sektor pendidikan diperkirakan mencapai US$4 juta. Seperti
dikutip dari kantor berita PIC (Palestinian Information Center). Disebutkan
juga bahwa pendidikan adalah cara untuk membebaskan Tanah Air dan mencapai
kehidupan yang bermartabat bagi rakyat Palestina (Sahabatalaqsha.com).
Adakah
pemandangan yang lebih memilukan daripada tubuh-tubuh mungil anak-anak kita
yang hancur dicabik-cabik peluru dan roket? Selama 8 hari agresinya terhadap
Gaza, Zionis ‘Israel’ membunuh 43 anak Gaza dan melukai 432 anak lainnya.
Artinya, satu
per tiga dari seluruh syuhada dan korban cedera di Gaza adalah anak-anak,
demikian dinyatakan berbagai sumber medis Gaza.
Lima anak
dibunuh pada hari Rabu 21/11, hari terakhir dari perang 8 hari itu. Syahid
termuda pada hari itu adalah bocah berusia dua tahun.
Dari seluruh
syuhada mungil kita di Gaza, ada bocah berusia 11 bulan, dua lagi baru
berusia.satu tahun sementara sisanya berusia antara satu setengah tahun sampai
16 tahun. Beberapa di antara anak-anak itu bahkan kakak beradik. (Sahabatalaqsha.com)
Sudah cukup
melihat penindasan imprealisme di muka bumi ini, sudah cukup darah yang
mengalir, sudah cukup anak yang kehilangan ayah dan ibunya, sudah cukup ibu dan
ayah yang kehilangan anaknya.
Saya kutip
berita dari media pelitaonline.com:
"Saya sedih melihatnya. Kami harus bersama mendoakan mereka,
dan tentunya kita harus berbuat sesuatu, misalnya `urunan` lah, kita menyumbang
sesuatu seperti yang dilakukan masyarakat di Aceh, yang saya dengar telah
menyumbang dana cukup besar bagi Palestina," ujar Taufiq Ismail di
Jakarta, Selasa (20/11)”
MUSNAHKAN IMPREALISME
!, STOP WAR !, STOP PENINDASAN ! Mari Wujudkan Perdamaian dunia!
Jumat, 06 April 2012
KEMISKINAN DI INDONESIA
Kemiskinan adalah kata-kata yang sudah lekat bagi
bangsa ini. Kemiskinan menjadi salah
satu masalah di Indonesia sejak dulu hingga sekarang apalagi sejak terhempas
dengan pukulah krisis ekonomi dan moneter yang terjadi sejak tahun 1997.
Kemiskinan sering kali dipahami sebagai gejala rendahnya tingkat kesejahteraan
semata padahal kemiskinan merupakan gejala yang kompleks dan multidimensi.
Rendahnya tingkat kehidupan yang sering sebagai alat ukur kemiskinan pada
hakikatnya merupakan salah satu mata rantai dari munculnya lingkaran
kemiskinan.
Dalam UUD ’45 Pasal 34 yang berbunyi Fakir Miskin dan anak - anak yang
terlantar dipelihara oleh Negara. Sedangkan kenyataannya pemerintah tidak
pernah peduli dengan nasib rakyatnya. Mari kita dalami apa yang menjadi masalah
kemiskinan di Negara kita ini.
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi
kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan
kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan
dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan
merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif
dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan
evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
Menurut BPS (Badan Pusat Statistik)
Kemiskinan adalah kemiskinan dengan membuat kriteria besaranya pengeluaran per
orang per hari sebagai bahan acuan. Dalam konteks itu, pengangguran dan
rendahnya penghasilan menjadi pertimbangan untuk penentuan kriteris tersebut. Kriteria statistik BPS
tersebut adalah: Pertama, Tidak miskin , adalah mereka yang
pengeluaran per orang per bulan lebih dari Rp 350.610. Kedua, Hampir tidak miskin dengan pengeluaran per bulan per kepala
antara Rp 280.488.s/d. – Rp 350.610.- atau sekitar antara Rp 9.350 s/d.
Rp11.687.- per orang per hari. Jumlanya mencapai 27,12 juta jiwa. Ketiga, Hampir miskin dengan pengeluaran
per bulan per kepala antara Rp 233.740.- s/d Rp 280.488.- atau sekitar
antara Rp 7.780.- s/d Rp 9.350.- per orang per hari. Jumlahnya mencapai
30,02 juta. Keempat, Miskin dengan
pengeluaran per orang perbulan per kepala Rp 233.740.-kebawah atau sekitar
Rp 7.780.- kebawah per orang per hari. Jumlahnya mencapai 31 juta. Kelima, Sangat miskin (kronis) tidak
ada kriteria berapa pengeluaran per orang per hari. Tidak diketahui
dengan pasti berapa jumlas pastinya. Namun, diperkirakan mencapai sekitar 15
juta .
Berdasarkan
kriteria kemiskinan yang dilansir oleh BPS tersebut menunjukan jumlah keluarga
miskin di Indonesia cukup besar. Total jumlah penduduk Indonesia kalau dihitung
dengan kriteria pengeluaran per orang hari Rp 11.687.- kebawah , mencapai
sekitar 103,14 juta jiwa. Angka kemiskinan tersebut tentu sangat besar untuk
ukuran Negara kaya sumber daya alam seperti Indonesia. Namun, hal tersebut tak
membantu masyarakat mengatasi kekurangannya.
FAKTOR-FAKTOR
PENYEBAB KEMISKINAN
Tidak sulit mencari faktor-faktor penyebab kemiskinan,
tetapi dari faktor-faktor tersebut sangat sulit memastikan mana yang merupakan
penyebab sebenarnya serta mana yang berpengaruh langsung dan tidak langsung
terhadap perubahan kemiskinan.
§ Kesempatan
kerja
Sulitnya mencari pekerjaan seperti
yang terjadi di kota-kota besar maupun di pedesaan bisa menjadi faktor
terjadinya kemiskinan, sebagai contoh orang akan mengadu nasib di Ibukota
karena dianggap mereka akan mendapat pekerjaan yang enak dengan gaji besar di
Ibukota tetapi ini akan menjadi masalah baru bila lowongan pekerjaan itu sulit.
§ Tingkat
inflasi
Tingkat inflasi suatu negara juga
berpengaruh pada timbulnya kemiskinan, inflasi akan mempengaruhi pendapatan dan
tidak menutup kemungkinan akan terjadi PHK bila suatu perusahaan terkena dampak
dari inflasi yang terjadi
§ Pajak
dan subsidi
Pajak yang tinggi disuatu negara
akan mempengaruhi tingkat pendapat dan ini berimpas pada pendapat seseorang.
Subsidi yang diberikan pemerintah akan menjadi masalah bila subsidi itu salah
sasaran, bisa dilihat dari keadaan saat ini saat subsidi BBM akan di cabut, ini
akan perpengaruh pada masyarakat yang dikategorikan sebagai rakyat miskin.
§ Ketersediaan
fasilitas umum
Masalah ini biasanya terjadi di
masyarakat pedesaan, dimana fasilitas untuk meningkatkan pendapatan sulit
dicari.
§ Tingkat
dan jenis pendidikan
Kualitas manusia salah satunya
dilihat dari tingkat pendidikan. Manusia yang
sekarang banyak dicari oleh lapangan-lapangan kerja adalah manusia yang
memiliki pendidikan yang rata-rata tinggi. Jadi apabila tingkat pedidikan
suatu
penduduk rendah, maka kualitas penduduk itu rendah.
§ Kondisi
fisik dan alam
Kondisi fisik yang dimaksud disini
adalah kondisi fisik yang sejak lahir di terima oleh seseorang atau setelah
orang itu lahir, contohnya keterbelakangan mental, cacat fiisk bawaan lahir,
atau cacat fisik karena suatu kecelakaan
Kondisi suatu wilayah itu relatif berbeda. Wilayah yang memiliki keadaan
alam
yang serba memadahi,menjadikan masyarakatnya terpenuhi kebutuhannya.
Namun jika suatu wilayah memiliki kondisi alam yang kurang
mendukung,seperti
kurangnya air, atau kondisi tanah yang kurang mendukung, juga mempengaruhi
taraf hidup masyarakat.
§ Bencana
alam
Bencana alam mengambil peran besar
dalam factor penyebab ini, tapi manusia tidak dapat mengelak dari rencan Tuhan
ini.
§ Peperangan
Peperangan yang terjadi akan
menimbulkan banyak dampak salah satunya kemiskinan.
Dari beberapa faktor-faktor diatas dapat diketahui
kemiskinan itu bukan karena faktor takdir, sering kebanyakan orang menilai bahwa kemiskinan itu
suatu takdir atau hadiah dari Tuhan. Persepsi ini adalah persepsi yang salah
kemiskinan itu dikarenakan beberapa faktor diatas.
Ada tiga ciri kemiskinan yang menonjol di
indonesia. Pertama, banyak rumah tangga yang berada disekitar garis kemiskinan
nasional, sehingga banyak penduduk yang meskipun tidak tergolong miskin tetapi
rentan terhadap kemiskinan. Kedua, ukuran kemiskinan didasarkan pada pendapatan
sehingga tidak mengambarkan batas kemiskinan yang sebenarnya. Banyak orang yang
tidak tergolong miskin dari segi pendapatan dapat dikatagorikan sebagai miskin
atas dasar kurangnya akses terhadap pelayanan dasar serta rendahnya
indikator-indikator pembangunan pembangunan manusia. Ketiga, mengingat sangat
luas dan beragamnya wilayah indonesia, perbedaan antar daerah merupakan ciri
mendasar dari kemiskinan di indonesia.
Dampak Kemiskinan
Dampak dari kemiskinan terhadap masyarakat umumnya begitu banyak
dan kompleks. Dengan banyaknya pengangguran berarti banyak masyarakat tidak
memiliki penghasilan karena tidak bekerja. Karena tidak bekerja dan tidak
memiliki penghasilan mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya. Secara
otomatis pengangguran telah menurunkan daya saing dan beli masyarakat.
Sehingga, akan memberikan dampak secara langsung terhadap tingkat pendapatan,
nutrisi, dan tingkat pengeluaran rata-rata.
Dalam konteks daya saing secara keseluruhan, belum membaiknya
pembangunan manusia di Tanah Air, akan melemahkan kekuatan daya saing bangsa.
Ukuran daya saing ini kerap digunakan untuk mengetahui kemampuan suatu bangsa
dalam bersaing dengan bangsa-bangsa lain secara global. Dalam konteks daya beli
di tengah melemahnya daya beli masyarakat kenaikan harga beras akan berpotensi
meningkatkan angka kemiskinan.
Meluasnya pengangguran sebenarnya bukan saja disebabkan
rendahnya tingkat pendidikan seseorang. Tetapi, juga disebabkan kebijakan
pemerintah yang terlalu memprioritaskan ekonomi makro atau pertumbuhan
[growth]. Ketika terjadi krisis ekonomi di kawasan Asia tahun 1997 silam
misalnya banyak perusahaan yang melakukan perampingan jumlah tenaga kerja.
Sebab, tak mampu lagi membayar gaji karyawan akibat defisit anggaran
perusahaan. Akibatnya jutaan orang terpaksa harus dirumahkan atau dengan kata
lain meraka terpaksa di-PHK [Putus Hubungan Kerja].
Kedua, kekerasan. Sesungguhnya kekerasan yang marak terjadi
akhir-akhir ini merupakan efek dari pengangguran. Karena seseorang tidak mampu
lagi mencari nafkah melalui jalan yang benar dan halal. Ketika tak ada lagi
jaminan bagi seseorang dapat bertahan dan menjaga keberlangsungan hidupnya maka
jalan pintas pun dilakukan. Misalnya, merampok, menodong, mencuri, atau menipu
[dengan cara mengintimidasi orang lain] di atas kendaraan umum dengan
berpura-pura kalau sanak keluarganya ada yang sakit dan butuh biaya besar untuk
operasi. Sehingga dengan mudah ia mendapatkan uang dari memalak.
Ketiga, pendidikan. Tingkat putus sekolah yang tinggi merupakan
fenomena yang terjadi dewasa ini. Mahalnya biaya pendidikan membuat masyarakat
miskin tidak dapat lagi menjangkau dunia sekolah atau pendidikan. Jelas mereka
tak dapat menjangkau dunia pendidikan yang sangat mahal itu. Sebab, mereka
begitu miskin. Untuk makan satu kali sehari saja mereka sudah kesulitan.
Bagaimana seorang penarik becak misalnya yang memiliki anak
cerdas bisa mengangkat dirinya dari kemiskinan ketika biaya untuk sekolah saja
sudah sangat mencekik leher. Sementara anak-anak orang yang berduit bisa
bersekolah di perguruan-perguruan tinggi mentereng dengan fasilitas lengkap.
Jika ini yang terjadi sesungguhnya negara sudah melakukan "pemiskinan
struktural" terhadap rakyatnya.
Akhirnya kondisi masyarakat miskin semakin terpuruk lebih dalam.
Tingginya tingkat putus sekolah berdampak pada rendahya tingkat pendidikan
seseorang. Dengan begitu akan mengurangi kesempatan seseorang mendapatkan
pekerjaan yang lebih layak. Ini akan menyebabkan bertambahnya pengangguran
akibat tidak mampu bersaing di era globalisasi yang menuntut keterampilan di
segala bidang.
Keempat, kesehatan. Seperti kita ketahui, biaya pengobatan
sekarang sangat mahal. Hampir setiap klinik pengobatan apalagi rumah sakit
swasta besar menerapkan tarif atau ongkos pengobatan yang biayanya melangit.
Sehingga, biayanya tak terjangkau oleh kalangan miskin.
Kelima, konflik sosial bernuansa SARA. Tanpa bersikap munafik
konflik SARA muncul akibat ketidakpuasan dan kekecewaan atas kondisi miskin
yang akut. Hal ini menjadi bukti lain dari kemiskinan yang kita alami. M Yudhi
Haryono menyebut akibat ketiadaan jaminan keadilan "keamanan" dan
perlindungan hukum dari negara, persoalan ekonomi-politik yang obyektif
disublimasikan ke dalam bentrokan identitas yang subjektif.
Terlebih lagi fenomena bencana alam yang kerap melanda negeri
ini yang berdampak langsung terhadap meningkatnya jumlah orang miskin.
Kesemuanya menambah deret panjang daftar kemiskinan. Dan, semuanya terjadi
hampir merata di setiap daerah di Indonesia. Baik di perdesaan maupun
perkotaan.
Karena itu situasi di Indonesia sekarang jelas menunjukkan ada
banyak orang terpuruk dalam kemiskinan bukan karena malas bekerja. Namun,
karena struktur lingkungan [tidak memiliki kesempatan yang sama] dan kebijakan
pemerintah tidak memungkinkan mereka bisa naik kelas atau melakukan mobilitas
sosial secara vertikal.
Kesimpulannya, Kemiskinan
timbul dikarenakan beberapa faktor : kesempatan kerja, tingkat inflasi, pajak
dan subsidi, ketersediaan fasilitas umum, tingkat dan jenis pendidikan, kondisi
fisik dan alam, bencana alam dan peperangan.
Dampak yang ditimbulkan
dari kemiskinan adalah Penganguran, Kekerasan,
Pendidikan, Kesehatan, dan konflik sosial bernuansa SARA.
DAFTAR
PUSTAKA
Rabu, 18 Mei 2011
KAMI KAUM YANG TERTINDAS DAN MEREKA YANG MENINDAS
Sebuah realitas tentang kehidupan di negeri ini yang makin lama makin mengesampingkan hati nurani dan moral manusia dalam hal kesejahteraan rakyat. dimana pemerintah semakin acuh untuk mengurus rakyatnya sendiri untuk mencapai kata sejahtera, sudah hampir 66 tahun Indonesia merdeka dari belenggu penjajahan bangsa yang pernah menjajah Indonesia, harusnya dalam jangka waktu yang cukup lama itu Indonesia sudah menjadi Negara yang diperhitungkan dalam kancah dunia internasional, tapi Indonesia belum menjadi Negara maju, menilik kembali dalam 66 tahun sejak Indonesia merdeka seharusnya rakyat Indonesia sudah sejahtera dalam berbagai hal, tapi kenyataan yang ada Indonesia masih terberembab kedalam lubang yang sama sebelum Indonesia memproklamirkan diri sebagai Negara yang merdeka.
Ada apa dengan Negara kita ini?. apakah karena penjajahan yang lama itu mewariskan sikap menjajah kepada tiap orang yang duduk di pemerintahan?, atau karena memang mereka dididik untuk menindas kaum yang lemah?, bila dibandingkan dengan Negara tetangga kita saja Indonesia masih kalah dalam berbagai hal, padahal luas wilayah Indonesia dengan luas wilayah Negara tetangga saja terpaut angka yang signifikan timbul pertanyaan lagi kenapa Negara tetangga kita lebih maju dengan luas wilayah yang tak lebih besar dari pulau jawa?. kalau melihat SDA yang ada harusnya Indonesia bisa lebih dan bahkan bisa meninggalkan Negara-negara tersebut, SDA laut, pertambangan, dan berbagai SDA lainnya, tapi SDA yang ada di Negara kita malah dikelola oleh pihak asing yang dengan santainya mengeruk keuntungan dari kekayaan yang kita miliki, apa pemerintah kita bodoh membiarkan kekayaan Indonesia ini dirampok dengan santai dan bahkan pemerintah mendukungnya, para penjajah kekayaan kita tertawa puas karena mereka dapat membodohi Negara kita yang notabene dalah Negara yang kaya akan SDA yang melimpah ruah. Andai saja Negara kita mampu mengelola potensi yang ada dari berbagai SDA tersebut mungkin pendidikan akan gratis, tak ada lagi pengemis, tak ada lagi pemulung, tak ada ;agi buruh yang getol menuntut kesejahteraannya, tak ada lagi anak-anak jalanan yang harus memperjuangkan nasibnya sendiri karena pemerintah tidak mau mengurus mereka padahal kalau dilihat didalam UUD ’45 ada salah satu pasal yang mengatur tentang pengurusan kaum miskin kota tersebut (pengemis,pemulung, dan anak jalanan), tapi kenapa mereka tidak mau memikirkan nasib rakyat sendiri, mereka malah asik berhura-hura diluar negeri dengan alasan studi banding yang tidak begitu ada hasilnya dari studi bandinyang mereka lakukan.
Mereka yang dipilih dari rakyat dengan berbagai janji manis yang mereka gembar-gemborkan menjelang pemilihan umum dengan berbagai cara mereka tempuh supaya mendapat kursi kekuasaan. Sesudah mereka terpilih pastilah mereka akan melupakan janji manis mereka tehadap rakyat yang memilihnya, mereka yang ada di kursi kekuasaan sana sudah dibutakan oleh gemerlapnya kekuasaan yang mereka terima, mereka yang ada di kursi pemerintahan sana sudah melupakan apa yang seharusnya mereka lakukan, mereka yang tertindas di Negeri sendiri bersatulah, karena penindasan ini harus kita lawan dengan menggalang persatuan diantara kita yang tertindas bukan hanya kalian sendiri sajalah yang merasakan penindasan ini jika kita bersatu tidaklah berat perjuangan kita demi terciptanya kesejahteraan yang kita impi-impikan selama ini, mereka yang ada di bangku pendidikan belajarlah dan jadilah orang yang berguna bagi bangsa dan Negara, perjuangkanlah nasib rakyat yang tertindas ini jangan jadikan dirimu seperti tikus-tikus yang berjas itu, kalian adalah penerus bangsa yang akan meneruskan cita-cita orang yang tertindas, jangan kau lanjutkan cita-cita para kapitalis yang ingin meraup keuntungan diatas penderitaan kami (orang-orang yang tertindas).
Semarang, 9 Mei 2011
Taufiq Hidayat
(tobil)
Rabu, 13 April 2011
Hari Bumi 22 April
Hari Bumi diperingati pada tanggal 22 April secara Internasional. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) dan musim gugur di belahan bumi selatan. PBB sendiri merayakan hari bumi pada 20 Maret sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari dimana matahari tepat diatas khatulistiwa yang sering disebut Ekuinoks Maret.
Bumi adalah salah satu-satu planet di tata surya ini yang bisa ditempati oleh manusia, diplanet lain manusia tidak akan bisa hidup tentunya,tapi apakah kita sudah menjaga bumi ini?. kita tinggal di bumi ini tapi kita juga yang merusak tempat tinggal kita sendiri berikut adalah data-data yang penulis dapatkan dari internet tentang fakta pada bumi kita sekarang ini :
1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.
2. Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.
11.Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.
13. Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
14. Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 miliar.
16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.
17. Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
19. Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
20. Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.
nah melihat fakta-fakta tersebut apakah kita mau untuk merubah bumi ini menjadi lebih baik?. jawabanya ada di diri kalian masing-masing. bila kalian ingin bumi kita bisa bertahan lebih lama, maka mulailah dari sekarang jangan menunggu lagi dan ingat menjaga bumi bukan hanya pada waktu momentum hari bumi saja, di lain hari bumi kita juga bisa menjaga, mengampanyekan dan melestarikan bumi yang kita tinggali ini.
Pesan Bumi Pada Hari Bumi
Andaikan bukan lima milyar manusia menghuni bumi, melainkan
lima milyar harimau; tidak ada jarak seratus meter pun di Pulau Jawa tanpa anda bertemu seekor harimau. Apa anda tidak akan mengalamitrauma/frustrasi dihantui begitu banyak harimau?
Bagi umat bumi yang beruntung tidak dibudidayakan, melihat manusia ibarat melihat harimau yang lebih harimau daripada harimau yang sebenarnya; karena “manusia harimau” ini tidak puas memakan daging
saja, melainkan juga hasil tumbuh-tumbuhan, ya buah, daun, bunga, kayu bahkan juga bahan bakar, logam, plastik, semen, beton dan lain-lain lagi.
Bayangkan, untuk memenuhi kebutuhan lima milyar “manusia harimau” itu, betapa banyak makhluk bumi harus dibudidayakan (alias dicalon-korbankan), diburu, ditembak, dijerat, dijaring, dipancing,
dibabat, digergaji,…. Perut bumi pun dibor dan diledakkan. Dan pengotorannya tidak tanggung-tanggung mencemari tanah, sungai, laut, udara bahkan menyebabkan hujan asam, merusak lapisan
ozon diudara dan meningkatkan suhu bumi.
Jika dibiarkan, dalam tahun 2025 menurut ramalan, umat manusia akan mencapai jumlah 8,5 milyar. Naik sekitar 3,5 milyar dalam 35 tahun menuju malapetaka dimana bumi berikut umat insan akan meratap dan
berkabung.
Sebaliknya, andaikan bukan kenaikan melainkan penurunan 3,5 milyar jumlah penduduk itu bisa diwujudkan, bumi dan umat insan akan berseri. Begitulah pesan bumi.
Sadar akan “menghamanya” umat manusia, di Indonesia, terutama dikota-kota besar yang padat penduduk, pasangan-pasangan subur sibuk ber-KB untuk menurunkan jumlah populasi sampai serendah-rendahnya. Memang lebih baik, daripada menurunkannya melalui peperangan atau membiarkan orang-orang mati konyol melalui kelaparan atau penyakit. “Satu anak saja demi masa depan tanpa polusi, tanpa kemacetan lalu-lintas, tanpa pengangguran, tanpa kemiskinan, tanpa harus hidup berhimpit dalam kampung kumuh/rumah susun, tanpa transmigrasi, tanpa penggusuran, tanpa cemas kehamilan, tanpa pengguguran,…”
Begitulah semboyan mereka. Semoga menjadi kenyataan.
Kompas, 29 April 1990.
REFERENSI
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Bumi
2. http://ureport.vivanews.com/news/read/58727-20_fakta_mengerikan_tentang_bumi_kita"
3. http://chew.wordpress.com/pesan-bumi-pada-hari-bumi/
SAVE OUR EARTH....
Bumi adalah salah satu-satu planet di tata surya ini yang bisa ditempati oleh manusia, diplanet lain manusia tidak akan bisa hidup tentunya,tapi apakah kita sudah menjaga bumi ini?. kita tinggal di bumi ini tapi kita juga yang merusak tempat tinggal kita sendiri berikut adalah data-data yang penulis dapatkan dari internet tentang fakta pada bumi kita sekarang ini :
1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.
2. Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.
11.Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.
13. Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
14. Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 miliar.
16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.
17. Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
19. Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
20. Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.
nah melihat fakta-fakta tersebut apakah kita mau untuk merubah bumi ini menjadi lebih baik?. jawabanya ada di diri kalian masing-masing. bila kalian ingin bumi kita bisa bertahan lebih lama, maka mulailah dari sekarang jangan menunggu lagi dan ingat menjaga bumi bukan hanya pada waktu momentum hari bumi saja, di lain hari bumi kita juga bisa menjaga, mengampanyekan dan melestarikan bumi yang kita tinggali ini.
Pesan Bumi Pada Hari Bumi
Andaikan bukan lima milyar manusia menghuni bumi, melainkan
lima milyar harimau; tidak ada jarak seratus meter pun di Pulau Jawa tanpa anda bertemu seekor harimau. Apa anda tidak akan mengalamitrauma/frustrasi dihantui begitu banyak harimau?
Bagi umat bumi yang beruntung tidak dibudidayakan, melihat manusia ibarat melihat harimau yang lebih harimau daripada harimau yang sebenarnya; karena “manusia harimau” ini tidak puas memakan daging
saja, melainkan juga hasil tumbuh-tumbuhan, ya buah, daun, bunga, kayu bahkan juga bahan bakar, logam, plastik, semen, beton dan lain-lain lagi.
Bayangkan, untuk memenuhi kebutuhan lima milyar “manusia harimau” itu, betapa banyak makhluk bumi harus dibudidayakan (alias dicalon-korbankan), diburu, ditembak, dijerat, dijaring, dipancing,
dibabat, digergaji,…. Perut bumi pun dibor dan diledakkan. Dan pengotorannya tidak tanggung-tanggung mencemari tanah, sungai, laut, udara bahkan menyebabkan hujan asam, merusak lapisan
ozon diudara dan meningkatkan suhu bumi.
Jika dibiarkan, dalam tahun 2025 menurut ramalan, umat manusia akan mencapai jumlah 8,5 milyar. Naik sekitar 3,5 milyar dalam 35 tahun menuju malapetaka dimana bumi berikut umat insan akan meratap dan
berkabung.
Sebaliknya, andaikan bukan kenaikan melainkan penurunan 3,5 milyar jumlah penduduk itu bisa diwujudkan, bumi dan umat insan akan berseri. Begitulah pesan bumi.
Sadar akan “menghamanya” umat manusia, di Indonesia, terutama dikota-kota besar yang padat penduduk, pasangan-pasangan subur sibuk ber-KB untuk menurunkan jumlah populasi sampai serendah-rendahnya. Memang lebih baik, daripada menurunkannya melalui peperangan atau membiarkan orang-orang mati konyol melalui kelaparan atau penyakit. “Satu anak saja demi masa depan tanpa polusi, tanpa kemacetan lalu-lintas, tanpa pengangguran, tanpa kemiskinan, tanpa harus hidup berhimpit dalam kampung kumuh/rumah susun, tanpa transmigrasi, tanpa penggusuran, tanpa cemas kehamilan, tanpa pengguguran,…”
Begitulah semboyan mereka. Semoga menjadi kenyataan.
Kompas, 29 April 1990.
REFERENSI
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Bumi
2. http://ureport.vivanews.com/news/read/58727-20_fakta_mengerikan_tentang_bumi_kita"
3. http://chew.wordpress.com/pesan-bumi-pada-hari-bumi/
SAVE OUR EARTH....
Kamis, 17 Maret 2011
Otak Manusia
Manusia adalah makhluk yang di ciptakan oleh Tuhan yang paling sempurna di banding makhluk lainnya. Manusia di berikan otak oleh Tuhan sebagai salah satu bukti bahwa manusia adalah makhluk yang paling istimewa, otak di ciptakan untuk berpikir mengetahui mana yang buruk dan mana yang baik. Otak manusia terdiri dari 20 miliyar neuron dan satu neuron itu mempunyai kapasitas sama dengan satu komputer. Bayangkan hanya dengan satu neuron saja manusia bisa menyimpan banyak sekali file seperti banyaknya file yang ada di komputer atau laptop.
Manusia biasa hanya memakai 5% dari 20 miliyar neuron yang ada di otak manusia, sedangkan orang jenius hanya berbeda 1% berarti manusia jenius hanya memakai 6% neuron yang ada di otak manusia. Luar biasa otak yang kita punya ini sudah banyak kapasitas memory otak yang kita pakai ternyata hanya 5% saja yang kita gunakan.
Memory otak kita tidak akan pernah over capacity karena masih banyak neuron yang masih empty karena kita belum memakainya. Maka dari itu orang kadang stres karena kebanyakan memikirkan sesuatu itu mungkin karena di otak mereka terjangkit virus yang mereka ciptakan sendiri (hehehehehe). Melihat isi otak yang maha dashyat ini tidak kah kita berpikir untuk selalu mengasah otak kita ini agar lebih bermanfaat. Apa bila otak kita tidah pernah kita asah ibarat pisau yang tidak di asah maka apa yang terjadi pada pisau tersebut, pisau itu akan tumpul begitu juga otak kita kalau otak kita tidak pernah kita pakai untuk berpikir tentang apapun yang terjadi otak kita akan tumpul dalam hal ini tumpul bukan di artikan tidak tajam lagi tapi malas,enggan untuk berpikir.
Ada berbagai cara untuk mengasah otak kita supaya tidak menjadi tumpul, antara lain :
Membaca
Membaca adalah satu cara untuk mengasah otak kita, karena membaca membiarkan otak kita bekerja mengeja satu huruf dengan satu huruf lain yang akan menjadi kalimat. Setelah kita berhasil mengeja kalimat itu secara otomatis otak kita akan mengirimkan hasilnya ke mulut kita kemudian kita dapat mengerakkan mulut kita untuk berbicara atau mengeluarkan suara yang kita baca tadi.
Diskusi
Dengan diskusi kita mengasah otak kita untuk dapat berpikir mengolah data, mempresentasikan apa yang kita baca atau apa yang kita ketahui. Bertukar pendapat atau pikiran dengan orang lain, mengajukan pertanyaan tentang apa yang tidak kita ketahui, menjadikan kita menjadi kritis atau peka terhadap sesuatu yang sedang terjadi sekarang. Banyak hal yang dapat kita diskusikan, namun diskusi ini tidak akan berjalan apabila kita tidak membaca baik membaca buku tentang apa yang akan kita diskusikan atau membaca situasi sekarang ini yang berhubungan dengan tema yang akan kita diskusikan.
Peka terhadap apapun
Maksud dari peka ini adalah kita mau memikirkan apa yang terjadi di sekitar kita. Semisal apabila kita mau merenungkan kehidupan yang terjadi pada kita pasti kita akan berpikir, kenapa kehidupan ini ada siang-malam, ada kaya-miskin, ada baik-buruk. Itu yang di maksud peka, pasti timbul pertanyaan apabila kita merenungkan kehidupan ini, hidup ini penuh misteri dan tidak ada orang yang tahu apa yang terjadi kemudian. Tapi, manusia dapat berpikir apa yang harus di lakukan nanti, kemarin apa yang telah di perbuat, sekarang kenapa bisa seperti ini keadaannya???.
Banyak lagi cara untuk mengasah otak kita, otak adalah salah satu organ vital dalam ini. Ingat, otak adalah salah satu keistimewaan manusia yang di berikan oleh Tuhan kepada kita dengan otak kita berpikir, hewan punya otak tapi mereka tidak bisa berpikir mereka hanya beradaptasi, apa kita mau di samakan dengan hewan yang hanya di beri otak oleh Tuhan tapi tidak bisa berpikir…
Salam………….
Manusia biasa hanya memakai 5% dari 20 miliyar neuron yang ada di otak manusia, sedangkan orang jenius hanya berbeda 1% berarti manusia jenius hanya memakai 6% neuron yang ada di otak manusia. Luar biasa otak yang kita punya ini sudah banyak kapasitas memory otak yang kita pakai ternyata hanya 5% saja yang kita gunakan.
Memory otak kita tidak akan pernah over capacity karena masih banyak neuron yang masih empty karena kita belum memakainya. Maka dari itu orang kadang stres karena kebanyakan memikirkan sesuatu itu mungkin karena di otak mereka terjangkit virus yang mereka ciptakan sendiri (hehehehehe). Melihat isi otak yang maha dashyat ini tidak kah kita berpikir untuk selalu mengasah otak kita ini agar lebih bermanfaat. Apa bila otak kita tidah pernah kita asah ibarat pisau yang tidak di asah maka apa yang terjadi pada pisau tersebut, pisau itu akan tumpul begitu juga otak kita kalau otak kita tidak pernah kita pakai untuk berpikir tentang apapun yang terjadi otak kita akan tumpul dalam hal ini tumpul bukan di artikan tidak tajam lagi tapi malas,enggan untuk berpikir.
Ada berbagai cara untuk mengasah otak kita supaya tidak menjadi tumpul, antara lain :
Membaca
Membaca adalah satu cara untuk mengasah otak kita, karena membaca membiarkan otak kita bekerja mengeja satu huruf dengan satu huruf lain yang akan menjadi kalimat. Setelah kita berhasil mengeja kalimat itu secara otomatis otak kita akan mengirimkan hasilnya ke mulut kita kemudian kita dapat mengerakkan mulut kita untuk berbicara atau mengeluarkan suara yang kita baca tadi.
Diskusi
Dengan diskusi kita mengasah otak kita untuk dapat berpikir mengolah data, mempresentasikan apa yang kita baca atau apa yang kita ketahui. Bertukar pendapat atau pikiran dengan orang lain, mengajukan pertanyaan tentang apa yang tidak kita ketahui, menjadikan kita menjadi kritis atau peka terhadap sesuatu yang sedang terjadi sekarang. Banyak hal yang dapat kita diskusikan, namun diskusi ini tidak akan berjalan apabila kita tidak membaca baik membaca buku tentang apa yang akan kita diskusikan atau membaca situasi sekarang ini yang berhubungan dengan tema yang akan kita diskusikan.
Peka terhadap apapun
Maksud dari peka ini adalah kita mau memikirkan apa yang terjadi di sekitar kita. Semisal apabila kita mau merenungkan kehidupan yang terjadi pada kita pasti kita akan berpikir, kenapa kehidupan ini ada siang-malam, ada kaya-miskin, ada baik-buruk. Itu yang di maksud peka, pasti timbul pertanyaan apabila kita merenungkan kehidupan ini, hidup ini penuh misteri dan tidak ada orang yang tahu apa yang terjadi kemudian. Tapi, manusia dapat berpikir apa yang harus di lakukan nanti, kemarin apa yang telah di perbuat, sekarang kenapa bisa seperti ini keadaannya???.
Banyak lagi cara untuk mengasah otak kita, otak adalah salah satu organ vital dalam ini. Ingat, otak adalah salah satu keistimewaan manusia yang di berikan oleh Tuhan kepada kita dengan otak kita berpikir, hewan punya otak tapi mereka tidak bisa berpikir mereka hanya beradaptasi, apa kita mau di samakan dengan hewan yang hanya di beri otak oleh Tuhan tapi tidak bisa berpikir…
Salam………….
Senin, 14 Maret 2011
Murka Bumi
Bencana alam yang sering terjadi sekarang ini memang kehendak Tuhan, tapi tak bisa di pungkiri manusia bisa menjadi salah satu faktor terjadinya bencana alam itu. Pembalakan liar hutan yang tanpa adanya rekontruksi ulang ini menjadikan hutan menjadi gundul, mereka mencari keuntungan semata tanpa memikirkan dampaknya bagi bumi dan manusia yang menyebabkan terjadi longsor. Longsor terjadi karena ketidak mampuan tanah di hutan dalam menyimpan air hujan karena hilangnya fungsi pohon dalam menyerap air hujan.
Salah satu faktor terjadinya bencana alam adalah ketidak pedulian manusia terhadap bumi ini, semisal membuang sampah sembarangan, mereka seenaknya membuang sampah di kali,sungai,saluran air,dll. Akibatnya banjir dimana-mana.
Tsumani, eh salah tulis maaf, tsunami yang terjadi di Jepang yang masih di rasakan sekarang di seluruh dunia, dengan gempa 9 SR, yang menyebabkan tsunami di Jepang yang memakan puluhan ribu jiwa meninggal dalam bencana alam tersebut, ini memang bencana alam internasional, ini juga teguran atau peringatan dari bumi ini yang telah murka.
Bukti bumi kita telah murka telah ada, sekarang bagaimana kita untuk meminta maaf kepada bumi ini dengan cara menjaganya dan merawat. Kita sadar dan tahu kalau bumi ini sedang kritis, kita tahu bahwa bumi ini sedang terjangkit penyakit Global Warming yang memang ulah dari manusia sendiri yang acuh terhadap bumi ini, trus apa yang kita lakukan untuk menyembuhkan bumi ini???, mulailah dari diri sendiri. Jangan biarkan bumi kita lebih murka lagi.
SAVE OUR EARTH...........
Senin, 07 Maret 2011
Stop Violence Againts Women
.sejarah tercetusnya hari perempuan internasional ( International Women Day)
- Dari Feminisme klasik abad ke 19 di New York dan di Rusia
- Di Rusia sendiri pada tanggal 8 Maret 1917
- Di New york pada tanggal 8 Maret 1957
Hari Perempuan Internasional muncul di karenakan beberapa faktor :
- Protes buruh perempuan di New York yang menuntut kesejahteraan perempuan dan menuntut waktu kerja supaya singkat yang di ikuti oleh 15 ribu kaum buruh perempuan
- sekitar 147 buruh perempuan tewas akibat bencana dan tidak adanya jaminan kesehatan hidup, asuransi, dan lain sebagainya
- Menuntut hak pilih dan di pilihnya bagi perempuan
pada dewasa ini perempuan masih di pandang sebelah mata oleh para kaum lelaki, itu semua karena fisik perempuan yang lemah, yang tidak sekuat dan setangguh laki-laki. R.A. Kartini adalah salah satu pahlawan emansipasi wanita di Indonesia, beliau tak kenal lelah untuk memperjuangkan persetaraan gender antara laki-laki dan perempuan yang di saat itu perempuan tidak di bolehkan untuk mengenyam pendidikan, padahal sejati pendidikan itu untuk siapa saja baik itu laki-laki maupun perempuan, baik itu kaya maupun miskin.
Perempuan di zaman itu sering di katakan hanya bisa 3 M ( Macak, Masak, Manak ), atau di jawa sering di katakan sebagai "konco wingking" maksudnya teman belakang atau hanya sebagai pelayan suami. Kita melihat keadaan perempuan sekarang ini malah semakin tambah parah lagi mereka sering di jadikan barang komoditas dagangan ( Traficking ) atau penjualan manusia dengan bentuk TKW, atau jadi PSK di negara luar jadi korban KDRT suaminya bila menolak keingingan suami yang tidak bisa mereka penuhi. Sungguh ironi bagi kaum perempuan yang katanya sudah emansipasi tapi kenyataan emansipasi itu belum seratus persen di maknai yang sebenarnya.
Bangkitlah kaum perempuan yang tertindas, sudah saatnya kalian bangkit dari ketertindasan ini. Bukan saatnya lagi mulut kalian di bungkam...katakan lawan dan maju untuk memperjuangkan cita-cita R.A Kartini yang mulia tersebut, emansipasi wanita dan kesetaraan gender....
STOP VIOLENCE AGAINTS WOMEN !!!!
HIDUP PEREMPUAN YANG PROGRESIF!!!!!
Kapitalisme....
"hidup sudah susah kok di bikin susah pak-pak", itulah kata yang ter ucap di mulut para kaum lumpen dan pengemis yang terjaring razia oleh satpol pp, pedagang kaki lima yang di gusur dari lahan mereka yang mereka gunakan untuk bertahan hidup, para pemulung yang sedang memulung di pinggir jalan beradu mulut dengan petugas ketika hendak di tertibkan.
Itu semua karena kata "KAPITALISME" yang tertanam di hati para orang-orang yang beruntung itu, kapitalisme mengajarkan agar kita mencari sebanyak-banyaknya keuntungan dengan segala cara,entah dengan cara apapun bahkan sampai di gambarkan bisa memakan daging sendiri agar mereka dapat mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya. Dampak dari kapitalisme ini jelas pasti hanya di rasakan oleh orang yang berada di kalangan bawah atau strata paling bawah dalam stratifikasi sosial, di mana mereka selalu terinjak-injak hidupnya oleh para kapitalis yanng seenaknya pusar mereka mencari keuntungan pribadi.
Bersabarlah kaum bawah, kaum lumpen, para PKL, para pemulung ,hidup selalu berputar, asal kita tak menyerah dalam menhadapi derita ini, Berjuanglah trus tanpa henti keadilan milik kita semua.
Kalian semua adalah pahlawan dalam hidup ini yang tegar menghadapi hidup yang penuh dengan penindasan dan penderitaan ini,......
Senin, 03 Januari 2011
Arti Mahasiswa
Mahasiswa bagi kebanyakan orang dipandang sebagai orang yang berjenjang pendidikan yang paling tinggi.
Mahasiswa bahkan kadang disebut sebagai Agent of Change, yaitu agen yang membawa perubahan bagi rakyat, menilik kembali ke masa '66 waktu penggulingan presiden pertama kita Ir.Soekarno,banyak mahasiswa yang mengingkan perubahan karena kepemimpinan soekarno yang tidak mengenal waktu memerintah atau dalam kata lain kepemimpinannya seumur hidup, itu yang mendasari mahasiswa ingin perubahan karena mereka pikir masa pemerintahan soekarno yang seumur hidup itu tidak akan bisa memajukan indonesia,mereka berpikir bahwa indonesia tidak bisa dipimpin oleh satu orang saja.
Tapi dibalik alasan seperti itu,ternyata ada orang dibalik penggulingan pemerintahan soekarno. Karena waktu soekarno memerintah beliau tidak membolehkan pihak asing untuk menginvestasikan modalnya ke Indonesia.
Pihak asing berkerja sama dengan soeharto untuk menggulingkan pemerintahan soekarno supaya mereka dapat menginvestasikan modalnya ke Indonesia dengan mudah dan kembali menjajah Indonesia dengan model baru atau metode baru yaitu ketegantungan dengan modal asing.
Masyarakat sekarang ini tidak sadar kalau mereka sedang dijajah dengan pihak asing, mereka malah senang dengan datangnya bantuan modal dari pihak asing. Kita dapat melihat contoh pada PT.Freeport yang berada di Papua dimana mereka mengeruk kekayaan negara kita dengan seenaknya tanpa memberikan tanda terima kasih terhadap masyarakat sekitar, bayangkan PT.Freport menghasilkan keuntungan yang tidak bisa di bilang sedikit,Indonesia diberi 10% dari keuntungan yang di hasilkan, sedangkan masyarakat sekitar hanya diberi 1% dari keuntungan yang dihasilkan, begitu mudahnya Indonesia membuka pihak asing untuk memberikan modalnya ke Indonesia, tidak sadarkah kita sedang di jajah?????.
Pembukaan modal asing masuk ke Indonesia bahkan tidak menguntungkan negara kita, pihak asing dengan enaknya mengeruk keuntungan untuk kekayaan mereka sendiri, sudahkah kita lupakan istilah bahwa Indonesia itu Gemah Ripah loh jihnawi, sampai kapan penjajahan model baru ini berakhir????.
Kita sebagai mahasiswa harus menyadarkan masyarakat kita bahwa mereka sedang ditindas dan di jajah, kita sudah 65 tahun merdeka, merdeka dari apa?, Penjajah?, sekarang tidak zamannya lagi penjajahan seperti dulu, penjajahan sekarang adalah KAPITALISME yang sudah nyata-nyata menyengsarakan masyarakat.
Hidup Mahasiswa.........!!!!
Salam Pembebasan Nasional...!!!!
Mahasiswa bahkan kadang disebut sebagai Agent of Change, yaitu agen yang membawa perubahan bagi rakyat, menilik kembali ke masa '66 waktu penggulingan presiden pertama kita Ir.Soekarno,banyak mahasiswa yang mengingkan perubahan karena kepemimpinan soekarno yang tidak mengenal waktu memerintah atau dalam kata lain kepemimpinannya seumur hidup, itu yang mendasari mahasiswa ingin perubahan karena mereka pikir masa pemerintahan soekarno yang seumur hidup itu tidak akan bisa memajukan indonesia,mereka berpikir bahwa indonesia tidak bisa dipimpin oleh satu orang saja.
Tapi dibalik alasan seperti itu,ternyata ada orang dibalik penggulingan pemerintahan soekarno. Karena waktu soekarno memerintah beliau tidak membolehkan pihak asing untuk menginvestasikan modalnya ke Indonesia.
Pihak asing berkerja sama dengan soeharto untuk menggulingkan pemerintahan soekarno supaya mereka dapat menginvestasikan modalnya ke Indonesia dengan mudah dan kembali menjajah Indonesia dengan model baru atau metode baru yaitu ketegantungan dengan modal asing.
Masyarakat sekarang ini tidak sadar kalau mereka sedang dijajah dengan pihak asing, mereka malah senang dengan datangnya bantuan modal dari pihak asing. Kita dapat melihat contoh pada PT.Freeport yang berada di Papua dimana mereka mengeruk kekayaan negara kita dengan seenaknya tanpa memberikan tanda terima kasih terhadap masyarakat sekitar, bayangkan PT.Freport menghasilkan keuntungan yang tidak bisa di bilang sedikit,Indonesia diberi 10% dari keuntungan yang di hasilkan, sedangkan masyarakat sekitar hanya diberi 1% dari keuntungan yang dihasilkan, begitu mudahnya Indonesia membuka pihak asing untuk memberikan modalnya ke Indonesia, tidak sadarkah kita sedang di jajah?????.
Pembukaan modal asing masuk ke Indonesia bahkan tidak menguntungkan negara kita, pihak asing dengan enaknya mengeruk keuntungan untuk kekayaan mereka sendiri, sudahkah kita lupakan istilah bahwa Indonesia itu Gemah Ripah loh jihnawi, sampai kapan penjajahan model baru ini berakhir????.
Kita sebagai mahasiswa harus menyadarkan masyarakat kita bahwa mereka sedang ditindas dan di jajah, kita sudah 65 tahun merdeka, merdeka dari apa?, Penjajah?, sekarang tidak zamannya lagi penjajahan seperti dulu, penjajahan sekarang adalah KAPITALISME yang sudah nyata-nyata menyengsarakan masyarakat.
Hidup Mahasiswa.........!!!!
Salam Pembebasan Nasional...!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)

