Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 November 2013

KONVENSI RAKYAT

Pro dan Kontra muncul ketika sejumlah kalangan yang terdiri dari sejumlah tokoh masyarakat, rohaniwan, akademisi, dan budayawan. Konvensi tersebut dipimpin oleh Salahuddin Wahid alias Gus Sholah.
Seperti tanggapan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie yang menilai pelaksanaan konvensi rakyat yang diusung sejumlah tokoh rohaniwan, budayawan, dan akademisi akan sulit bersaing dalam kontes Pemilu 2014.

Pasalnya, konvensi ini diperkirakan tidak akan mampu menarik minat parpol untuk memboyong calon presiden terkuat dari konvensi ini. "Tidak mudah bagi parpol berpikir ke sana," ujar Marzuki saat dihubungi Rabu (13/11/2013).

Partai politik, lanjut Marzuki, akan menjadi kendala berat bagi keberhasilan pelaksanaan konvensi rakyat. Menurut Marzuki, jangankan untuk menggandeng capres terkuat dari konvensi rakyat, melaksanakan konvensi sendiri pun parpol masih enggan.

"Jadi, masalah utama kita sekarang adalah parpol menjadi satu-satunya kendaraan untuk ke KPU," imbuh peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat ini.

Saat ditanyakan lebih lanjut, apakah konvensi rakyat ini bisa menenggelamkan konvensi serupa yang dilakukan Partai Demokrat, Marzuki tidak mau menjawabnya. (Kompas.com)

Sedangkan menurut Menurut Gus Sholah, konvensi rakyat lebih dipercaya untuk memunculkan kader-kader terbaik bangsa. Nantinya, seluruh peserta diwajibkan mengikuti tahapan konvensi yang terdiri atas seleksi administratif dan debat publik.

Tahapan seleksi akan berlangsung 10 November-10 Desember 2013. Pada tahapan ini tidak ada batasan mengenai jumlah pendaftar. Selanjutnya, komite konvensi akan memilih enam peserta yang lolos seleksi akhir untuk mengikuti debat publik di enam kota besar.

Peserta konvensi rakyat yang ada di peringkat teratas akan diumumkan dan diusulkan ke parpol untuk diusung.(Kompas.com)

Menurut penulis, Konvensi rakyat bisa saja terjadi bila yang mengkonvensi adalah para Lembaga dan Ormas yang ada di Indonesia berkumpul dan memunculkan suatu sosok, tetapi yang menjadi pertanyaan siapa tokoh yang berasal dari rakyat Indonesia yang tidak bergabung dalam parpol, sedangkan perpolitikkan di Indonesia harus mempunya satu "kendaraan" dalam menuju RI 1.

Minggu, 25 November 2012

STOP PENINDASAN YANG ADA DI MUKA BUMI DUKA PALESTINA DUKA KITA SEMUA


Dunia kembali terhenyak dengan penyerangan kembali Israel terhadap Palestina beberapa waktu yang lalu, konflik 8 hari yang dikenal dengan nama “Pillar Of Defence” telah menimbulkan kerugian dari kedua belah pihak. Di pihak Palestina, Korban Tewas tercatat 168 korban tewas. Sementara, 6 warga Israel tewas oleh serangan roket Palestina.
Apa motif Israel menyerang Palestina?, kita mungkin terjebak dengan isu-isu kepercayaan masing-masing, ada yang bilang Israel menyerang Palestina hanya untuk merebut “Tanah yang dijanjikan” oleh Tuhan para kaum Yahudi, dan masih banyak lagi motif-motif yang lain. Namun, sebenarnya kita lupa bahwa agresi militer Israel ke Palestina adalah salah bentuk dari Imprealisme baik Imprealisme kuno maupun Imprealisme modern.
Imprealisme adalah sebuah kebijakan dimana sebuah Negara besar dapat memegang kendali atau pemerintahan atas daerah lain agar Negara itu bisa dipelihara atau berkembang. Sebuah contoh Imprealisme terjadi saat Negara-negara itu menaklukkan atau menempati tanah-tanah itu. Ditilik dari pengertian imprealisme ini sudah cukup jelas bahwa agresi militer Israel ke Palestina adalah salah bentuk Imprealisme dimana Israel ingin sekali menduduki tanah-tanah yang ada di Palestina sejak zaman dulu hingga sekarang (bisa diliat sejarah konflik Israel-Palestina).
STOP PENINDASAN YANG ADA DIMUKA BUMI
Indonesia berhutang budi dengan Palestina, Mengapa? Karena ternyata setelah Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945, Mufti Agung Palestina dan Pemimpin Palestina di Pengasingan, Syaikh Amin Al-Husaini menyerukan kepada seluruh pemimpin Arab untuk memberikan pengakuan, dan mengulurkan bantuannya terhadap Republik Indonesia yang baru berdiri.
Bahkan beliau Mufti  Agung Palestina Syaikh Amin Al-Husaini langsung memimpin Dewan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (Lajnah Difa’i An Indonesy) yang didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945, beranggotakan Sekjen Liga Arab Dr. Shalahuddin Pasha, dan Menteri Pertahanan/Kepala Staf Angkatan Perang Mesir, Jenderal Saleh Harb Pasha. (sumber makalah Direktur Timur Tengah Departemen Luar Negeri RI)
Karena itu, Posisi dasar Indonesia adalah secara konsisten mendukung perjuangan bangsa Palestina berdasarkan Resolusi DK-PBB No. 242 (1967) dan No. 338 (1973), yang menyebutkan pengembalian tanpa syarat semua wilayah Arab yang diduduki Israel dan pengakuan atas hak-hak sah rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri, mendirikan negara di atas tanah airnya sendiri dengan al-Quds as-Syarif (Jerusalem Timur) sebagai ibukotanya serta prinsip “land for peace”.
Sudah menjadi amanat Undang-Undang Dasar 45, yaitu anti penjajajah, dan karena itu segala bentuk penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Juga partisipasi aktif Indonesia dalam proses perdamaian Timur-Tengah merupakan pengejawantahan dari amanat konsitusional, sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, yakni  ”ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan atas kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Masih adakah orang atau kelompok di negara ini yang berpendapat, “Apa urusannya kita dengan Palestina, Mengapa kita susah-suah bantu mereka? Toh, di negeri ini banyak permasalahan demi permasalahan?”
Kita tidak boleh hidup secara egois, betul  negeri ini banyak ragam krisis, kesulitan dan permaslahan besar lainnya, tapi kita harus tetap membantu warga dunia lainnya terutama Palestina yang dinistakan negara penjajah Zionis Israel. Sebab, konflik yang terjadi bahkan dengan eskalasi politik yang memanas yang terjadi  di dunia Timur Tengah akan mempengaruhi perekonomian kita secara langsung, dengan naiknya harga minyak dunia. Indonesia kena dampaknya dari kenaikan minyak tersebut.
Palestina membutuhkan uluran tangan kita para mahasiswa yang katanya sebagai pembawa perubahan, apa kita harus diam saja dan acuh tak acuh dengan maraknya penindasan yang masih merajalela di dunia ini?, bayangkan banyak pelajar di Palestina yang tidak bisa tenang dan tidak bisa meneruskan proses belajar-mengajar Menteri Pendidikan di Gaza, Osama Muzaini melaporkan, sebanyak 50 sekolah di Jalur Gaza rusak akibat serangan Zionis selama delapan hari kemarin. Kerugian di sektor pendidikan diperkirakan mencapai US$4 juta. Seperti dikutip dari kantor berita PIC (Palestinian Information Center). Disebutkan juga bahwa pendidikan adalah cara untuk membebaskan Tanah Air dan mencapai kehidupan yang bermartabat bagi rakyat Palestina (Sahabatalaqsha.com).
Adakah pemandangan yang lebih memilukan daripada tubuh-tubuh mungil anak-anak kita yang hancur dicabik-cabik peluru dan roket? Selama 8 hari agresinya terhadap Gaza, Zionis ‘Israel’ membunuh 43 anak Gaza dan melukai 432 anak lainnya.
Artinya, satu per tiga dari seluruh syuhada dan korban cedera di Gaza adalah anak-anak, demikian dinyatakan berbagai sumber medis Gaza.
Lima anak dibunuh pada hari Rabu 21/11, hari terakhir dari perang 8 hari itu. Syahid termuda pada hari itu adalah bocah berusia dua tahun.
Dari seluruh syuhada mungil kita di Gaza, ada bocah berusia 11 bulan, dua lagi baru berusia.satu tahun sementara sisanya berusia antara satu setengah tahun sampai 16 tahun. Beberapa di antara anak-anak itu bahkan kakak beradik. (Sahabatalaqsha.com)
Sudah cukup melihat penindasan imprealisme di muka bumi ini, sudah cukup darah yang mengalir, sudah cukup anak yang kehilangan ayah dan ibunya, sudah cukup ibu dan ayah yang kehilangan anaknya.
Saya kutip berita dari media pelitaonline.com:
"Saya sedih melihatnya. Kami harus bersama mendoakan mereka, dan tentunya kita harus berbuat sesuatu, misalnya `urunan` lah, kita menyumbang sesuatu seperti yang dilakukan masyarakat di Aceh, yang saya dengar telah menyumbang dana cukup besar bagi Palestina," ujar Taufiq Ismail di Jakarta, Selasa (20/11)”

MUSNAHKAN IMPREALISME !, STOP WAR !, STOP PENINDASAN ! Mari Wujudkan Perdamaian dunia!

Jumat, 06 April 2012

KEMISKINAN DI INDONESIA


Kemiskinan adalah kata-kata yang sudah lekat bagi bangsa ini.  Kemiskinan menjadi salah satu masalah di Indonesia sejak dulu hingga sekarang apalagi sejak terhempas dengan pukulah krisis ekonomi dan moneter yang terjadi sejak tahun 1997. Kemiskinan sering kali dipahami sebagai gejala rendahnya tingkat kesejahteraan semata padahal kemiskinan merupakan gejala yang kompleks dan multidimensi. Rendahnya tingkat kehidupan yang sering sebagai alat ukur kemiskinan pada hakikatnya merupakan salah satu mata rantai dari munculnya lingkaran kemiskinan.
Dalam UUD ’45 Pasal 34 yang berbunyi Fakir Miskin dan anak - anak yang terlantar dipelihara oleh Negara. Sedangkan kenyataannya pemerintah tidak pernah peduli dengan nasib rakyatnya. Mari kita dalami apa yang menjadi masalah kemiskinan di Negara kita ini.
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
Menurut BPS (Badan Pusat Statistik) Kemiskinan adalah kemiskinan dengan membuat kriteria besaranya pengeluaran per orang per hari sebagai bahan acuan. Dalam konteks itu, pengangguran dan rendahnya penghasilan menjadi pertimbangan untuk penentuan kriteris tersebut. Kriteria statistik BPS tersebut adalah: Pertama, Tidak miskin , adalah mereka yang pengeluaran per orang per bulan lebih dari Rp 350.610. Kedua, Hampir tidak miskin dengan pengeluaran per bulan per kepala antara  Rp 280.488.s/d. – Rp 350.610.- atau sekitar antara Rp 9.350 s/d. Rp11.687.- per orang per hari. Jumlanya mencapai 27,12 juta jiwa. Ketiga, Hampir miskin dengan pengeluaran per bulan per kepala antara Rp 233.740.- s/d  Rp 280.488.- atau sekitar antara Rp 7.780.- s/d Rp 9.350.- per orang per hari. Jumlahnya mencapai  30,02 juta. Keempat, Miskin dengan pengeluaran per orang perbulan  per kepala Rp 233.740.-kebawah atau sekitar Rp 7.780.- kebawah per orang per hari. Jumlahnya mencapai 31 juta. Kelima, Sangat miskin (kronis) tidak  ada kriteria berapa pengeluaran per orang per hari. Tidak diketahui dengan pasti berapa jumlas pastinya. Namun, diperkirakan mencapai sekitar 15 juta .
Berdasarkan kriteria kemiskinan yang dilansir oleh BPS tersebut menunjukan jumlah keluarga miskin di Indonesia cukup besar. Total jumlah penduduk Indonesia kalau dihitung dengan kriteria pengeluaran per orang hari Rp 11.687.- kebawah , mencapai sekitar 103,14 juta jiwa. Angka kemiskinan tersebut tentu sangat besar untuk ukuran Negara kaya sumber daya alam seperti Indonesia. Namun, hal tersebut tak membantu masyarakat mengatasi kekurangannya.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN
Tidak sulit mencari faktor-faktor penyebab kemiskinan, tetapi dari faktor-faktor tersebut sangat sulit memastikan mana yang merupakan penyebab sebenarnya serta mana yang berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap perubahan kemiskinan.
§  Kesempatan kerja
Sulitnya mencari pekerjaan seperti yang terjadi di kota-kota besar maupun di pedesaan bisa menjadi faktor terjadinya kemiskinan, sebagai contoh orang akan mengadu nasib di Ibukota karena dianggap mereka akan mendapat pekerjaan yang enak dengan gaji besar di Ibukota tetapi ini akan menjadi masalah baru bila lowongan pekerjaan itu sulit.
§  Tingkat inflasi
Tingkat inflasi suatu negara juga berpengaruh pada timbulnya kemiskinan, inflasi akan mempengaruhi pendapatan dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi PHK bila suatu perusahaan terkena dampak dari inflasi yang terjadi
§  Pajak dan subsidi
Pajak yang tinggi disuatu negara akan mempengaruhi tingkat pendapat dan ini berimpas pada pendapat seseorang. Subsidi yang diberikan pemerintah akan menjadi masalah bila subsidi itu salah sasaran, bisa dilihat dari keadaan saat ini saat subsidi BBM akan di cabut, ini akan perpengaruh pada masyarakat yang dikategorikan sebagai rakyat miskin.
§  Ketersediaan fasilitas umum
Masalah ini biasanya terjadi di masyarakat pedesaan, dimana fasilitas untuk meningkatkan pendapatan sulit dicari.
§  Tingkat dan jenis pendidikan
Kualitas manusia salah satunya dilihat dari tingkat pendidikan. Manusia yang
sekarang banyak dicari oleh lapangan-lapangan kerja adalah manusia yang
memiliki pendidikan yang rata-rata tinggi. Jadi apabila tingkat pedidikan suatu
penduduk rendah, maka kualitas penduduk itu rendah.
§  Kondisi fisik dan alam
Kondisi fisik yang dimaksud disini adalah kondisi fisik yang sejak lahir di terima oleh seseorang atau setelah orang itu lahir, contohnya keterbelakangan mental, cacat fiisk bawaan lahir, atau cacat fisik karena suatu kecelakaan
Kondisi suatu wilayah itu relatif berbeda. Wilayah yang memiliki keadaan alam
yang serba memadahi,menjadikan masyarakatnya terpenuhi kebutuhannya.
Namun jika suatu wilayah memiliki kondisi alam yang kurang mendukung,seperti
kurangnya air, atau kondisi tanah yang kurang mendukung, juga mempengaruhi
taraf hidup masyarakat.
§  Bencana alam
Bencana alam mengambil peran besar dalam factor penyebab ini, tapi manusia tidak dapat mengelak dari rencan Tuhan ini.
§  Peperangan
Peperangan yang terjadi akan menimbulkan banyak dampak salah satunya kemiskinan.
Dari beberapa faktor-faktor diatas dapat diketahui kemiskinan itu bukan karena faktor takdir, sering  kebanyakan orang menilai bahwa kemiskinan itu suatu takdir atau hadiah dari Tuhan. Persepsi ini adalah persepsi yang salah kemiskinan itu dikarenakan beberapa faktor diatas.
Ada tiga ciri kemiskinan yang menonjol di indonesia. Pertama, banyak rumah tangga yang berada disekitar garis kemiskinan nasional, sehingga banyak penduduk yang meskipun tidak tergolong miskin tetapi rentan terhadap kemiskinan. Kedua, ukuran kemiskinan didasarkan pada pendapatan sehingga tidak mengambarkan batas kemiskinan yang sebenarnya. Banyak orang yang tidak tergolong miskin dari segi pendapatan dapat dikatagorikan sebagai miskin atas dasar kurangnya akses terhadap pelayanan dasar serta rendahnya indikator-indikator pembangunan pembangunan manusia. Ketiga, mengingat sangat luas dan beragamnya wilayah indonesia, perbedaan antar daerah merupakan ciri mendasar dari kemiskinan di indonesia.
Dampak Kemiskinan
Dampak dari kemiskinan terhadap masyarakat umumnya begitu banyak dan kompleks. Dengan banyaknya pengangguran berarti banyak masyarakat tidak memiliki penghasilan karena tidak bekerja. Karena tidak bekerja dan tidak memiliki penghasilan mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya. Secara otomatis pengangguran telah menurunkan daya saing dan beli masyarakat. Sehingga, akan memberikan dampak secara langsung terhadap tingkat pendapatan, nutrisi, dan tingkat pengeluaran rata-rata. 
Dalam konteks daya saing secara keseluruhan, belum membaiknya pembangunan manusia di Tanah Air, akan melemahkan kekuatan daya saing bangsa. Ukuran daya saing ini kerap digunakan untuk mengetahui kemampuan suatu bangsa dalam bersaing dengan bangsa-bangsa lain secara global. Dalam konteks daya beli di tengah melemahnya daya beli masyarakat kenaikan harga beras akan berpotensi meningkatkan angka kemiskinan.
Meluasnya pengangguran sebenarnya bukan saja disebabkan rendahnya tingkat pendidikan seseorang. Tetapi, juga disebabkan kebijakan pemerintah yang terlalu memprioritaskan ekonomi makro atau pertumbuhan [growth]. Ketika terjadi krisis ekonomi di kawasan Asia tahun 1997 silam misalnya banyak perusahaan yang melakukan perampingan jumlah tenaga kerja. Sebab, tak mampu lagi membayar gaji karyawan akibat defisit anggaran perusahaan. Akibatnya jutaan orang terpaksa harus dirumahkan atau dengan kata lain meraka terpaksa di-PHK [Putus Hubungan Kerja].
Kedua, kekerasan. Sesungguhnya kekerasan yang marak terjadi akhir-akhir ini merupakan efek dari pengangguran. Karena seseorang tidak mampu lagi mencari nafkah melalui jalan yang benar dan halal. Ketika tak ada lagi jaminan bagi seseorang dapat bertahan dan menjaga keberlangsungan hidupnya maka jalan pintas pun dilakukan. Misalnya, merampok, menodong, mencuri, atau menipu [dengan cara mengintimidasi orang lain] di atas kendaraan umum dengan berpura-pura kalau sanak keluarganya ada yang sakit dan butuh biaya besar untuk operasi. Sehingga dengan mudah ia mendapatkan uang dari memalak.
Ketiga, pendidikan. Tingkat putus sekolah yang tinggi merupakan fenomena yang terjadi dewasa ini. Mahalnya biaya pendidikan membuat masyarakat miskin tidak dapat lagi menjangkau dunia sekolah atau pendidikan. Jelas mereka tak dapat menjangkau dunia pendidikan yang sangat mahal itu. Sebab, mereka begitu miskin. Untuk makan satu kali sehari saja mereka sudah kesulitan. 
Bagaimana seorang penarik becak misalnya yang memiliki anak cerdas bisa mengangkat dirinya dari kemiskinan ketika biaya untuk sekolah saja sudah sangat mencekik leher. Sementara anak-anak orang yang berduit bisa bersekolah di perguruan-perguruan tinggi mentereng dengan fasilitas lengkap. Jika ini yang terjadi sesungguhnya negara sudah melakukan "pemiskinan struktural" terhadap rakyatnya. 
Akhirnya kondisi masyarakat miskin semakin terpuruk lebih dalam. Tingginya tingkat putus sekolah berdampak pada rendahya tingkat pendidikan seseorang. Dengan begitu akan mengurangi kesempatan seseorang mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. Ini akan menyebabkan bertambahnya pengangguran akibat tidak mampu bersaing di era globalisasi yang menuntut keterampilan di segala bidang.
Keempat, kesehatan. Seperti kita ketahui, biaya pengobatan sekarang sangat mahal. Hampir setiap klinik pengobatan apalagi rumah sakit swasta besar menerapkan tarif atau ongkos pengobatan yang biayanya melangit. Sehingga, biayanya tak terjangkau oleh kalangan miskin.
Kelima, konflik sosial bernuansa SARA. Tanpa bersikap munafik konflik SARA muncul akibat ketidakpuasan dan kekecewaan atas kondisi miskin yang akut. Hal ini menjadi bukti lain dari kemiskinan yang kita alami. M Yudhi Haryono menyebut akibat ketiadaan jaminan keadilan "keamanan" dan perlindungan hukum dari negara, persoalan ekonomi-politik yang obyektif disublimasikan ke dalam bentrokan identitas yang subjektif. 
Terlebih lagi fenomena bencana alam yang kerap melanda negeri ini yang berdampak langsung terhadap meningkatnya jumlah orang miskin. Kesemuanya menambah deret panjang daftar kemiskinan. Dan, semuanya terjadi hampir merata di setiap daerah di Indonesia. Baik di perdesaan maupun perkotaan. 
Karena itu situasi di Indonesia sekarang jelas menunjukkan ada banyak orang terpuruk dalam kemiskinan bukan karena malas bekerja. Namun, karena struktur lingkungan [tidak memiliki kesempatan yang sama] dan kebijakan pemerintah tidak memungkinkan mereka bisa naik kelas atau melakukan mobilitas sosial secara vertikal.
Kesimpulannya, Kemiskinan timbul dikarenakan beberapa faktor : kesempatan kerja, tingkat inflasi, pajak dan subsidi, ketersediaan fasilitas umum, tingkat dan jenis pendidikan, kondisi fisik dan alam, bencana alam dan peperangan.
Dampak yang ditimbulkan dari kemiskinan adalah  Penganguran, Kekerasan, Pendidikan, Kesehatan, dan konflik sosial bernuansa SARA.

DAFTAR PUSTAKA

Rabu, 18 Mei 2011

KAMI KAUM YANG TERTINDAS DAN MEREKA YANG MENINDAS


Sebuah realitas tentang kehidupan di negeri ini yang makin lama makin mengesampingkan hati nurani dan moral manusia dalam hal kesejahteraan rakyat.  dimana pemerintah semakin acuh untuk mengurus rakyatnya sendiri untuk mencapai kata sejahtera, sudah hampir 66 tahun Indonesia merdeka dari belenggu penjajahan bangsa yang pernah menjajah Indonesia, harusnya dalam jangka waktu yang cukup lama itu Indonesia sudah menjadi Negara yang diperhitungkan dalam kancah dunia internasional, tapi Indonesia belum menjadi Negara  maju, menilik kembali dalam 66 tahun sejak Indonesia merdeka seharusnya rakyat Indonesia sudah sejahtera dalam berbagai hal, tapi kenyataan yang ada Indonesia masih terberembab kedalam lubang  yang sama sebelum Indonesia memproklamirkan diri sebagai Negara yang merdeka.
Ada apa dengan Negara kita ini?. apakah karena penjajahan yang lama itu mewariskan sikap menjajah kepada tiap orang yang duduk di pemerintahan?, atau karena memang mereka dididik untuk menindas kaum yang lemah?, bila dibandingkan dengan Negara tetangga kita saja Indonesia masih kalah dalam berbagai hal, padahal luas wilayah Indonesia dengan luas wilayah Negara tetangga saja terpaut angka yang signifikan timbul pertanyaan lagi kenapa Negara tetangga kita lebih maju dengan luas wilayah yang tak lebih besar dari pulau jawa?. kalau melihat SDA yang ada harusnya Indonesia bisa lebih dan bahkan bisa meninggalkan Negara-negara tersebut, SDA laut, pertambangan, dan berbagai SDA lainnya, tapi SDA yang ada di Negara kita malah dikelola oleh pihak asing yang dengan santainya mengeruk keuntungan dari kekayaan yang kita miliki, apa pemerintah kita bodoh membiarkan kekayaan Indonesia ini dirampok dengan santai dan bahkan pemerintah mendukungnya, para penjajah kekayaan kita tertawa puas karena mereka dapat membodohi Negara kita yang notabene dalah Negara yang kaya akan SDA yang melimpah ruah. Andai saja Negara kita mampu mengelola potensi yang ada dari berbagai SDA tersebut mungkin pendidikan akan gratis, tak ada lagi pengemis, tak ada lagi pemulung, tak ada ;agi buruh yang getol menuntut kesejahteraannya, tak ada lagi anak-anak jalanan yang harus memperjuangkan nasibnya sendiri karena pemerintah tidak mau mengurus mereka padahal kalau dilihat didalam UUD ’45 ada salah satu pasal yang mengatur tentang pengurusan kaum miskin kota tersebut (pengemis,pemulung, dan anak jalanan), tapi kenapa mereka tidak mau memikirkan nasib rakyat sendiri, mereka malah asik berhura-hura diluar negeri dengan alasan studi banding yang tidak begitu ada hasilnya dari studi bandinyang mereka lakukan.
Mereka yang dipilih dari rakyat dengan berbagai janji manis yang mereka gembar-gemborkan menjelang pemilihan umum dengan berbagai cara mereka tempuh supaya mendapat kursi kekuasaan. Sesudah mereka terpilih pastilah mereka akan melupakan janji manis mereka tehadap rakyat yang memilihnya, mereka yang ada di kursi kekuasaan sana sudah dibutakan oleh gemerlapnya kekuasaan yang mereka terima, mereka yang ada di kursi pemerintahan sana sudah melupakan apa yang seharusnya mereka lakukan, mereka yang tertindas di Negeri sendiri bersatulah, karena penindasan ini harus kita lawan dengan menggalang persatuan diantara kita yang tertindas bukan hanya kalian sendiri sajalah yang merasakan penindasan ini jika kita bersatu tidaklah berat perjuangan kita demi terciptanya kesejahteraan yang kita impi-impikan selama ini, mereka yang ada di bangku pendidikan belajarlah dan jadilah orang yang berguna bagi bangsa dan Negara, perjuangkanlah nasib rakyat yang tertindas ini jangan jadikan dirimu seperti tikus-tikus yang berjas itu, kalian adalah penerus bangsa yang akan meneruskan cita-cita orang yang tertindas, jangan kau lanjutkan cita-cita para kapitalis yang ingin meraup keuntungan diatas penderitaan kami (orang-orang yang tertindas).
Semarang, 9 Mei 2011

Taufiq Hidayat
(tobil)

Rabu, 13 April 2011

Hari Bumi 22 April

Hari Bumi diperingati pada tanggal 22 April secara Internasional. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) dan musim gugur di belahan bumi selatan. PBB sendiri merayakan hari bumi pada 20 Maret sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari dimana matahari tepat diatas khatulistiwa yang sering disebut Ekuinoks Maret.

Bumi adalah salah satu-satu planet di tata surya ini yang bisa ditempati oleh manusia, diplanet lain manusia tidak akan bisa hidup tentunya,tapi apakah kita sudah menjaga bumi ini?. kita tinggal di bumi ini tapi kita juga yang merusak tempat tinggal kita sendiri berikut adalah data-data yang penulis dapatkan dari internet tentang fakta pada bumi kita sekarang ini :

1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.

2. Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.

3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.

4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.

5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.

6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.

7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.

8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.

9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.

10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.

11.Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.

12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.

13. Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.

14. Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.

15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 miliar.

16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.

17. Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.

18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.

19. Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.

20. Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.

nah melihat fakta-fakta tersebut apakah kita mau untuk merubah bumi ini menjadi lebih baik?. jawabanya ada di diri kalian masing-masing. bila kalian ingin bumi kita bisa bertahan lebih lama, maka mulailah dari sekarang jangan menunggu lagi dan ingat menjaga bumi bukan hanya pada waktu momentum hari bumi saja, di lain hari bumi kita juga bisa menjaga, mengampanyekan dan melestarikan bumi yang kita tinggali ini.

Pesan Bumi Pada Hari Bumi

Andaikan bukan lima milyar manusia menghuni bumi, melainkan
lima milyar harimau; tidak ada jarak seratus meter pun di Pulau Jawa tanpa anda bertemu seekor harimau. Apa anda tidak akan mengalamitrauma/frustrasi dihantui begitu banyak harimau?

Bagi umat bumi yang beruntung tidak dibudidayakan, melihat manusia ibarat melihat harimau yang lebih harimau daripada harimau yang sebenarnya; karena “manusia harimau” ini tidak puas memakan daging
saja, melainkan juga hasil tumbuh-tumbuhan, ya buah, daun, bunga, kayu bahkan juga bahan bakar, logam, plastik, semen, beton dan lain-lain lagi.

Bayangkan, untuk memenuhi kebutuhan lima milyar “manusia harimau” itu, betapa banyak makhluk bumi harus dibudidayakan (alias dicalon-korbankan), diburu, ditembak, dijerat, dijaring, dipancing,
dibabat, digergaji,…. Perut bumi pun dibor dan diledakkan. Dan pengotorannya tidak tanggung-tanggung mencemari tanah, sungai, laut, udara bahkan menyebabkan hujan asam, merusak lapisan
ozon diudara dan meningkatkan suhu bumi.

Jika dibiarkan, dalam tahun 2025 menurut ramalan, umat manusia akan mencapai jumlah 8,5 milyar. Naik sekitar 3,5 milyar dalam 35 tahun menuju malapeta­ka dimana bumi berikut umat insan akan meratap dan
berkabung.

Sebaliknya, andaikan bukan kenaikan melainkan penurunan 3,5 milyar jumlah penduduk itu bisa diwujudkan, bumi dan umat insan akan berseri. Begitulah pesan bumi.

Sadar akan “menghamanya” umat manusia, di Indonesia, terutama dikota-kota besar yang padat penduduk, pasangan-pasangan subur sibuk ber-KB untuk menurunkan jumlah populasi sampai serendah-rendahnya. Memang lebih baik, daripada menurunkannya melalui peperangan atau membiarkan orang-orang mati konyol melalui kelaparan atau penyakit. “Satu anak saja demi masa depan tanpa polusi, tanpa kemacetan lalu-lintas, tanpa pengangguran, tanpa kemiskinan, tanpa harus hidup berhimpit dalam kampung kumuh/rumah susun, tanpa transmigrasi, tanpa penggusuran, tanpa cemas kehamilan, tanpa pengguguran,…”



Begitulah semboyan mereka. Semoga menjadi kenyataan.

Kompas, 29 April 1990.

REFERENSI

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Bumi
2. http://ureport.vivanews.com/news/read/58727-20_fakta_mengerikan_tentang_bumi_kita"
3. http://chew.wordpress.com/pesan-bumi-pada-hari-bumi/

SAVE OUR EARTH....

Kamis, 17 Maret 2011

Otak Manusia

Manusia adalah makhluk yang di ciptakan oleh Tuhan yang paling sempurna di banding makhluk lainnya. Manusia di berikan otak oleh Tuhan sebagai salah satu bukti bahwa manusia adalah makhluk yang paling istimewa, otak di ciptakan untuk berpikir mengetahui mana yang buruk dan mana yang baik. Otak manusia terdiri dari 20 miliyar neuron dan satu neuron itu mempunyai kapasitas sama dengan satu komputer. Bayangkan hanya dengan satu neuron saja manusia bisa menyimpan banyak sekali file seperti banyaknya file yang ada di komputer atau laptop.



Manusia biasa hanya memakai 5% dari 20 miliyar neuron yang ada di otak manusia, sedangkan orang jenius hanya berbeda 1% berarti manusia jenius hanya memakai 6% neuron yang ada di otak manusia. Luar biasa otak yang kita punya ini sudah banyak kapasitas memory otak yang kita pakai ternyata hanya 5% saja yang kita gunakan.



Memory otak kita tidak akan pernah over capacity karena masih banyak neuron yang masih empty karena kita belum memakainya. Maka dari itu orang kadang stres karena kebanyakan memikirkan sesuatu itu mungkin karena di otak mereka terjangkit virus yang mereka ciptakan sendiri (hehehehehe). Melihat isi otak yang maha dashyat ini tidak kah kita berpikir untuk selalu mengasah otak kita ini agar lebih bermanfaat. Apa bila otak kita tidah pernah kita asah ibarat pisau yang tidak di asah maka apa yang terjadi pada pisau tersebut, pisau itu akan tumpul begitu juga otak kita kalau otak kita tidak pernah kita pakai untuk berpikir tentang apapun yang terjadi otak kita akan tumpul dalam hal ini tumpul bukan di artikan tidak tajam lagi tapi malas,enggan untuk berpikir.



Ada berbagai cara untuk mengasah otak kita supaya tidak menjadi tumpul, antara lain :

Membaca

Membaca adalah satu cara untuk mengasah otak kita, karena membaca membiarkan otak kita bekerja mengeja satu huruf dengan satu huruf lain yang akan menjadi kalimat. Setelah kita berhasil mengeja kalimat itu secara otomatis otak kita akan mengirimkan hasilnya ke mulut kita kemudian kita dapat mengerakkan mulut kita untuk berbicara atau mengeluarkan suara yang kita baca tadi.

Diskusi

Dengan diskusi kita mengasah otak kita untuk dapat berpikir mengolah data, mempresentasikan apa yang kita baca atau apa yang kita ketahui. Bertukar pendapat atau pikiran dengan orang lain, mengajukan pertanyaan tentang apa yang tidak kita ketahui, menjadikan kita menjadi kritis atau peka terhadap sesuatu yang sedang terjadi sekarang. Banyak hal yang dapat kita diskusikan, namun diskusi ini tidak akan berjalan apabila kita tidak membaca baik membaca buku tentang apa yang akan kita diskusikan atau membaca situasi sekarang ini yang berhubungan dengan tema yang akan kita diskusikan.

Peka terhadap apapun

Maksud dari peka ini adalah kita mau memikirkan apa yang terjadi di sekitar kita. Semisal apabila kita mau merenungkan kehidupan yang terjadi pada kita pasti kita akan berpikir, kenapa kehidupan ini ada siang-malam, ada kaya-miskin, ada baik-buruk. Itu yang di maksud peka, pasti timbul pertanyaan apabila kita merenungkan kehidupan ini, hidup ini penuh misteri dan tidak ada orang yang tahu apa yang terjadi kemudian. Tapi, manusia dapat berpikir apa yang harus di lakukan nanti, kemarin apa yang telah di perbuat, sekarang kenapa bisa seperti ini keadaannya???.





Banyak lagi cara untuk mengasah otak kita, otak adalah salah satu organ vital dalam ini. Ingat, otak adalah salah satu keistimewaan manusia yang di berikan oleh Tuhan kepada kita dengan otak kita berpikir, hewan punya otak tapi mereka tidak bisa berpikir mereka hanya beradaptasi, apa kita mau di samakan dengan hewan yang hanya di beri otak oleh Tuhan tapi tidak bisa berpikir…

Salam………….

Senin, 14 Maret 2011

Murka Bumi

Bumi adalah salah satu planet yang ada di Tata Surya. Bumi adalah satu-satunya planet yang dihuni manusia. Bumi ini adalah tempat yang diciptakan oleh Tuhan dan di bumi lah kita tinggal, Tuhan menciptakan manusia untuk menjadi khalifah ( penjaga ) di bumi ini.
Bencana alam yang sering terjadi sekarang ini memang kehendak Tuhan, tapi tak bisa di pungkiri manusia bisa menjadi salah satu faktor terjadinya bencana alam itu. Pembalakan liar hutan yang tanpa adanya rekontruksi ulang ini menjadikan hutan menjadi gundul, mereka mencari keuntungan semata tanpa memikirkan dampaknya bagi bumi dan manusia yang menyebabkan terjadi longsor. Longsor terjadi karena ketidak mampuan tanah di hutan dalam menyimpan air hujan karena hilangnya fungsi pohon dalam menyerap air hujan.
Salah satu faktor terjadinya bencana alam adalah ketidak pedulian manusia terhadap bumi ini, semisal membuang sampah sembarangan, mereka seenaknya membuang sampah di kali,sungai,saluran air,dll. Akibatnya banjir dimana-mana.
Tsumani, eh salah tulis maaf, tsunami yang terjadi di Jepang yang masih di rasakan sekarang di seluruh dunia, dengan gempa 9 SR, yang menyebabkan tsunami di Jepang yang memakan puluhan ribu jiwa meninggal dalam bencana alam tersebut, ini memang bencana alam internasional, ini juga teguran atau peringatan dari bumi ini yang telah murka.
Bukti bumi kita telah murka telah ada, sekarang bagaimana kita untuk meminta maaf kepada bumi ini dengan cara menjaganya dan merawat. Kita sadar dan tahu kalau bumi ini sedang kritis, kita tahu bahwa bumi ini sedang terjangkit penyakit Global Warming yang memang ulah dari manusia sendiri yang acuh terhadap bumi ini, trus apa yang kita lakukan untuk menyembuhkan bumi ini???, mulailah dari diri sendiri. Jangan biarkan bumi kita lebih murka lagi.
SAVE OUR EARTH...........

Senin, 07 Maret 2011

Stop Violence Againts Women


.pada tanggal 8 maret ini kita memperingati hari perempuan sedunia.
.sejarah tercetusnya hari perempuan internasional ( International Women Day)
  • Dari Feminisme klasik abad ke 19 di New York dan di Rusia
  • Di Rusia sendiri pada tanggal 8 Maret 1917
  • Di New york pada tanggal 8 Maret 1957
Yang kemudian di cetuskan pada Konferensi PBB di Mexico pada tanggal 8 Maret 1975 yang menelurkan bahwa tanggal 8 Maret di peringati sebagai Hari perempuan internasional ( International Women Day )

Hari Perempuan Internasional muncul di karenakan beberapa faktor :
  1. Protes buruh perempuan di New York yang menuntut kesejahteraan perempuan dan menuntut waktu kerja supaya singkat yang  di ikuti oleh 15 ribu kaum buruh perempuan
  2. sekitar 147 buruh perempuan tewas akibat bencana dan tidak adanya jaminan kesehatan hidup, asuransi, dan lain sebagainya
  3. Menuntut hak pilih dan di pilihnya bagi perempuan
itulah sedikit sejarah tentang hari perempuan internasional ( International Women Day ), yang mungkin sejatinya saat ini kita telah melupakan hari yang bersejarah itu.

pada dewasa ini perempuan masih di pandang sebelah mata oleh para kaum lelaki, itu semua karena fisik perempuan yang lemah, yang tidak sekuat dan setangguh laki-laki. R.A. Kartini adalah salah satu pahlawan emansipasi wanita di Indonesia, beliau tak kenal lelah untuk memperjuangkan persetaraan gender antara laki-laki dan perempuan yang di saat itu perempuan tidak di bolehkan untuk mengenyam pendidikan, padahal sejati pendidikan itu untuk siapa saja baik itu laki-laki maupun perempuan, baik itu kaya maupun miskin.

Perempuan di zaman itu sering di katakan hanya bisa 3 M ( Macak, Masak, Manak  ), atau di jawa sering di katakan sebagai "konco wingking" maksudnya teman belakang atau hanya  sebagai pelayan suami. Kita melihat keadaan perempuan sekarang ini malah semakin tambah parah lagi mereka sering di jadikan barang komoditas dagangan ( Traficking ) atau penjualan manusia dengan bentuk TKW, atau jadi PSK di negara luar jadi korban KDRT suaminya bila menolak keingingan suami yang tidak bisa mereka penuhi. Sungguh ironi bagi kaum perempuan yang katanya sudah emansipasi tapi kenyataan emansipasi itu belum seratus persen di maknai yang sebenarnya.

Bangkitlah kaum perempuan yang tertindas, sudah saatnya kalian bangkit dari ketertindasan ini. Bukan saatnya lagi mulut kalian di bungkam...katakan lawan dan maju untuk memperjuangkan cita-cita R.A Kartini yang mulia tersebut, emansipasi wanita dan kesetaraan gender....

STOP VIOLENCE AGAINTS WOMEN !!!!

HIDUP PEREMPUAN YANG PROGRESIF!!!!!

Kapitalisme....

 

 "hidup sudah susah kok di bikin susah pak-pak", itulah kata yang ter ucap di mulut para kaum lumpen dan pengemis yang terjaring razia oleh satpol pp, pedagang kaki lima yang di gusur dari lahan mereka yang mereka gunakan untuk bertahan hidup, para pemulung yang sedang memulung di pinggir jalan beradu mulut dengan petugas ketika hendak di tertibkan.

Itulah sekelumit kehidupan orang-orang pinggiran yang hampir tidak pernah di ekspos media, yang hanya menayangkan  semata berita-berita tersebut tanpa mendalami dari dalam apa masalah mereka,kenapa mereka seperti itu,dan salah siapa???. Mungkin bagi orang yang tidak pernah merasakan sulitnya hidup tidak akan tahu bagaimana penderitaan yang mereka derita selama ini, apa lagi orang-orang yang "beruntung", beruntung dalam hal ekonomi maupun nassab atau garis keturunan dari orang-orang yang terlahir dalam kehidupan yang beruntung. Bagi mereka orang-orang yang beruntung, kepahitan hidup para kaum bawah hanya sebagai wacana saja, tidak pernah ada suatu uluran tangan di mana mereka bersama-sama merangkul kaum bawah dengan tangan terbuuka supaya mereka dapat merasakan indahnya hidup dan sejenak melupakan kepahitan hidup yanng selalu menaungi mereka, kalaupun ada pasti hanya segelintir orang peduli dengan kaum bawah.
Itu semua karena kata "KAPITALISME" yang tertanam di hati para orang-orang yang beruntung itu, kapitalisme mengajarkan agar kita mencari sebanyak-banyaknya keuntungan dengan segala cara,entah dengan cara apapun bahkan sampai di gambarkan bisa memakan daging sendiri agar mereka dapat mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya. Dampak dari kapitalisme ini jelas pasti hanya di rasakan oleh orang yang berada di kalangan bawah atau strata paling bawah dalam stratifikasi sosial, di mana mereka selalu terinjak-injak hidupnya oleh para kapitalis yanng seenaknya pusar mereka mencari keuntungan pribadi.
Bersabarlah kaum bawah, kaum lumpen, para PKL, para pemulung ,hidup selalu berputar, asal kita tak menyerah dalam menhadapi derita ini, Berjuanglah trus tanpa henti keadilan milik kita semua.
Kalian semua adalah pahlawan dalam hidup ini yang tegar menghadapi hidup yang penuh dengan penindasan dan penderitaan ini,......

Senin, 03 Januari 2011

Arti Mahasiswa

Mahasiswa bagi kebanyakan orang dipandang sebagai orang yang berjenjang pendidikan yang paling tinggi.
Mahasiswa bahkan kadang disebut sebagai Agent of Change, yaitu agen yang membawa perubahan bagi rakyat, menilik kembali ke masa '66 waktu penggulingan presiden pertama kita Ir.Soekarno,banyak mahasiswa yang mengingkan perubahan karena kepemimpinan soekarno yang tidak mengenal waktu memerintah atau dalam kata lain kepemimpinannya seumur hidup, itu yang mendasari mahasiswa ingin perubahan karena mereka pikir masa pemerintahan soekarno yang seumur hidup itu tidak akan bisa memajukan indonesia,mereka berpikir bahwa indonesia tidak bisa dipimpin oleh satu orang saja.
Tapi dibalik alasan seperti itu,ternyata ada orang dibalik penggulingan pemerintahan soekarno. Karena waktu soekarno memerintah beliau tidak membolehkan pihak asing untuk menginvestasikan modalnya ke Indonesia.
Pihak asing berkerja sama dengan soeharto untuk menggulingkan pemerintahan soekarno supaya mereka dapat menginvestasikan modalnya ke Indonesia dengan mudah dan kembali menjajah Indonesia dengan model baru atau metode baru yaitu ketegantungan dengan modal asing.
Masyarakat sekarang ini tidak sadar kalau mereka sedang dijajah dengan pihak asing, mereka malah senang dengan datangnya bantuan modal dari pihak asing. Kita dapat melihat contoh pada PT.Freeport yang berada di Papua dimana mereka mengeruk kekayaan negara kita dengan seenaknya tanpa memberikan tanda terima kasih terhadap masyarakat sekitar, bayangkan PT.Freport menghasilkan keuntungan yang tidak bisa di bilang sedikit,Indonesia diberi 10% dari keuntungan yang di hasilkan, sedangkan masyarakat sekitar hanya diberi 1% dari keuntungan yang dihasilkan, begitu mudahnya Indonesia membuka pihak asing untuk memberikan modalnya ke Indonesia, tidak sadarkah kita sedang di jajah?????.
Pembukaan modal asing masuk ke Indonesia bahkan tidak menguntungkan negara kita, pihak asing dengan enaknya mengeruk keuntungan untuk kekayaan mereka sendiri, sudahkah kita lupakan istilah bahwa Indonesia itu Gemah Ripah loh jihnawi, sampai kapan penjajahan model baru ini berakhir????.
Kita sebagai mahasiswa harus menyadarkan masyarakat kita bahwa mereka sedang ditindas dan di jajah, kita sudah 65 tahun merdeka, merdeka dari apa?, Penjajah?, sekarang tidak zamannya lagi penjajahan seperti dulu, penjajahan sekarang adalah KAPITALISME yang sudah nyata-nyata menyengsarakan masyarakat.
Hidup Mahasiswa.........!!!!
Salam Pembebasan Nasional...!!!!